Tradisi Jepang yang Patut Ditiru Oleh Orang Indonesia


Sumber gambar : Ekoktelj 
Jepang punya banyak cerita. Jepang adalah salah satu Negara dibagian Asia Timur dan terletak pula di Samudra Pasifik Utara. Negara asia empat musim ini punya keseimbangan tentang teknologi dan menjunjung tinggi adat budayanya. Sebagai negara yang pernah menjajah indonesia, tentu saja negara ini tidak asing bagi warga Indonesia.

Selain wisata budaya, wisata kota, Jepang juga memiliki beberapa destinasi wisata alam yang indah dan menarik untuk dikunjungi. Para masyarakatnya seolah hidup dalam harmoni antara globalisasi dengan tradisionalisme.


Negara kepulauan Jepang boleh jadi adalah satu-satunya negara yang mengedepankan tradisi disaat negara lain tengah berlomba untuk ikut arus dalam westernisasi. Ada banyak bukti yang menguatkan negara dengan julukan sakura atau negeri matahari terbit itu selalu kokoh dalam pengaplikasian tradisinya. Akibatnya, tradisi ini menjadi salah satu aspek yang selalu dibanggakan dan menjadi program destinasi wisata unggulan.

Harakiri salah satu budaya Jepang yang paling terkenal sekaligus kontroversial. Harakiri adalah tindakan bunuh diri. Budaya ini dulunya adalah ritual yang disukai para kaum bushi atau ksatria samurai. Bushi akan melakukan harakiri ini jika mereka tertangkap oleh musuh karena berprinsip lebih baik mati daripada harus disiksa oleh musuh.

Nah, tapi sekarang ini harakiri sudah dihapuskan oleh negara Jepang. Sekarang muncul yang namanya harakiri politik, yang merupakan bentuk pengaplikasian harakiri dalam dunia perpolitikan modren Jepang.

Mundur dari jabatan merupakan tradisi bangsa Jepang dalam menjaga etika kepemimpinan khas samurai. Harakiri politik. Bunuh diri kekuasaan adalah bagi pemimpin politik dan kekuasaan Jepang adalah simbol kehormatan prajurit samurai yang telah terdidik untuk tidak menerima kekalahan, kesalahan dan kegagalan. 

Harakiri politik I Jepang sungguh seratus delapan puluh derajat berbanding terbalik dengan kondisi politik di negara ini. Disaat ada pejabat publik Jepang yang tersandung skandal sekecil apapun itu, maka pejabat yang merasa bertanggung jawab akan dengan sukarela mengundurkan diri demi menjaga nama baiknya dan keluarganya. Tradisi ini dinilai perlu diaplikasikan kedalam perpolitikan indonesia yang sudah mulai kehilangan rasa malunya.

Pelaku politik di indonesia diharapkan perlu memberlakukan “rasa malu” tersebut dalam setiap pengkaderannya. Hal ini akan berguna ketika suatu waktu kader politik yang masuk ke dalam pemerintahan atau wakil rakyat apabila terkena kasus bisa dengan mudah memutus rantai kesalahan yang bisa berimbas kepada nama baik partai.

Tradisi Jepang lainnya yang tidak kalah menarik adalah upacara minum teh yang telah menjadi bagian penting bagi kebudayaan jepang. Upacara minum teh ini merupakan upacara tradisi budaya turun temurun yang dilakukan Jepang sebelum zaman edo.

Meminum cairan hijau ini diyakini memiliki makna kehidupan yang sangat dalam terhadap ajaran tata karma yang baik. Disamping itu teh juga terbukti memiliki banyaknya manfaat kesehatan, seperti menangkal radikal bebas dan anti kanker.

Minum teh secara kesehatan merupakan suatu kebiasaan yang baik untuk menjaga kesehatan. Zat Antioksidan teh akan memproteksi tubuh kita dari kerusakan sel dan efek negatif dari polusi udara seperti asap dan debu. Kamu yang meminum teh paling tidak dua atau tiga gela tiap harinya memiliki kesempatan 70% lebih rendah terkena serangan jantung daripada non-peminum teh.

Kebiasaan ini dinilai penting bagi kita, masyarakat Indonesia yang semakin hari memiliki pola makan yang tidak sehat seperti sering mengkonsumsi makanan yang mengandung gula dan lemak secara berlebihan.

Sebenarnya ada banyak tradisi Jepang yang bisa kita tiru. Semangat masyarakat Jepang dalam mempertahankan tradisinya juga patut untuk ditiru. Bagaimana kita masyarakat Indonesia bisa bangga dengan tradisi kita sendiri disaat gempuran budaya asing yang semakin lama semakin memudarkan semangat budaya kita. Demikian artikel Sibakua ini dibuat. Semoga bermanfaat!
Previous
Next Post »
2 Komentar
avatar

terimakasih mba, artikel nya sudah diterbitin,
kunjungi juga blog saja lainnya : UKM Bisnis

Balas